“Hanaman
Saranghanikka,Oppa”
Title
: Hanaman Saranghanikka,Oppa
Author
: Hwang Ri Yeon
a.k.a Widya P. Eka Putri
Cast
:
-
Park Hyun ji
- Cho
Kyuhyun [Kyuhyun Suju]
- Kim
Jong Woon [Yesung Suju]
- Choi
Hya ra
- Other
cast
Genre : Friendship, romance, #cari sendiri ya, saya
juga blm yakin.. hehhehe :D#
Length
: Chaptered
Rating : PG -13 (?)
My FIRST FF, Mian
kalo ada FF lain yang alurnya sama seperti FF ini, mungkin hanya kebetulan atau
semacamnya,,sebelumnya saya tidak tahu kalau ada FF yang alurnya sama sepertri
FF saya, This is my ORI Fanfict,, semua dari pemikiran saya sendiri,, mian kalo
FF-nya jelek, banyak GAJE dan anehnya,atau GAK MENARIK sama sekali,typo
bertebaran dimana mana,, maklum aku baru pertama kali ini buat FF. ...Jeongmal
Mianhae,, Pliss NO BASH!! J
Remember, this is just a story,, ENJOY !! I hope you
like it ne ! =D
DO
NOT COPAST ANY SCENE !
Happy readiiiinnnnkk... =D
[Hyun ji POV]
@Hyun-ji’s Room
Suatu
benda yg telah berbunyi dengan nyaringnya, ya lebih tepatnya itu adalah alarm
yg sedari tadi terus berbunyi sehingga memekakan telingaku. Dengan menggeliat
pelan sambil menegakkan tubuhku, ku raih jamku dan... “MWO!!” aku berteriak
dengan kerasnya, yg ternyata jam tersebut menunjukkan pukul 07.15. #ceritanya
Kuliahnya itu masuk jam 07.30# Dengan cepat aku bergegas menuju kamar mandi,
Aku
tidak memakan waktu banyak untuk mandi saat ini, karena waktu sangat mepet.
Lalu aku keluar dari kamar mandi dan langsung kukenakan pakaianku.
Dengan
bergegas aku menuruni tangga, dan menemukan Appa dan ommaku telah menungguku di
ruang makan.
“Hyun
ji-ah” kata omma memanggilku, yg menghentikan langkahku
“Apa
kamu tidak sarapan dulu?” lanjut omma.
“Anio
omma, aku udah hampir terlambat untuk berangkat ke kampus pagi ini. Biar nanti
aku akan sempatkan untuk cari makanan di saat jam istirahat, annyeong!” kataku
sambil berlari keluar rumah.
~
~
~
~
~
@Seoul National University [SNU]
“Aishh,,
jinja!!” aku menggerutu, ketika aku melihat pagar kampus tersebut telah di
tutup.
“Eotteokkhe,
eotteokkhe. Pagar sudah ditutup, bagaimana caranya tuk masuk?” kataku bingung
sambil menggigit kuku-ku.
“Aaaiiiggooo...!
Aku lupa kalau hari ini, hari pertamaku masuk..” kataku kaget, yg sedang jalan
kesana kemari tuk mencari ide bagaimana untuk masuk.
“Ahaa!”
kataku yg telah menemukan ide sambil tersenyum senang. ^_^
~
~
~
“Huh”
keluhku saat telah berhasil masuk ke dalam kampus, sambil mengusap keringatku
menggunakan punggung tanganku.
~Flashback
On~
“Ahaa!”
kataku yg telah menemukan ide sambil tersenyum senang. ^_^
“Bagaimana
kalau aku memanjat pagar ini aja..! “ ucapku lirih.
Dengan
nekatnya aku memanjat pintu pagar, sedangkan satpam yg lagi berjaga tidur di
POSnya. Dan tak menyadariku yg sedang naik pagar, sambil mengendap-endap.
~Flashback
Off~
@Class
Room
Segera
aku berlari menuju ruang kelas jurusan teknologi. Sesampainya di depan kelas,
ternyata sudah ada guru di dalam yg mengajar. Dengan mengendap-endap, agar
tidak ketahuan guru aku berjalan menuju kursi kosong yg letaknya di depan.
“Huihh,lega
hatiku. Untung dia tidak melihatku.” gumamku lirih, saat aku telah menduduki
kursiku.
“Siapa
bilang saya tidak melihatnya!” tiba-tiba ada suara yg membuat jantungku hampir
copot. Ya, suara tersebut berasal dari pak guru yg tengah bicara padaku.
Setelah berkata seperti itu, lalu ia membalikkan tubuhnya dan menatapku tajam.
‘Aishh,
kenapa dia bisa tau ?’ kataku dalam hati.
“Siapa
namamu?” tanyanya sambil menghampiriku.
“Hyu..
Hyun Ji imnida”jawabku gugup, sambil menunduk ke bawah.
“eeumm,
karena ini adalah hari pertamamu masuk. Baiklah kali ini saya maafkan...”
ucapnya dengan senyuman manisnya. Manis? Aaaiiishhh.. Apa yg aku katakan..
>.<
“Jeongmalyo..”
kataku yg memotong pembicaraannya sambil tersenyum kegirangan.
“Aiisshh,
tak sopan kamu ini memotong pembicaraanku saja. -_- Tapi, keesokan harinya dan
selamanya (?) jangan sampai telat lagi! Awas kalau kamu telat lagi, akan saya
beri hukuman.” Ucapnya dengan nada tinggi.
“Gamsahamnida.
Eumm.. “ kataku bingung, ya.. aku tidak tahu siapa namanya (?)
“Cho Kyuhyun imnida” ucapnya, seperti tau apa yg sedang aku
pikirkan.
“Noemu gamsahamnida, Kyuhyun-ssi” kataku, sambil berdiri lalu membungkukkan
tubuhku sedikit dan memberinya senyumanku yg termanis (?)
[Hyun Ji’s POV end]
[Kyuhyun’s POV]
“Noemu gamsahamnida, Kyuhyun-ssi” katanya, sambil membungkukkan
tubuhnya sedikit. Lalu, ia tersenyum manis padaku. Cantik (?)
~DEG~
‘Aishh jinja.. bagaimana bisa jantungku berdetak kencang seperti
ini.. ani ani..’ ucapku dalam hati, sambil menggelengkan kepalaku.
“WaeyoSeonsaengnim?” tanya murid yg berada
di ruang kelas serentak yg kebingungan melihat tingkah lakuku.
“Ani, gwenchana” jawabku sambil tersenyum. J
~
~
~
TENK! *bel istirahat berbunyi
Aku menyusuri lorong universitas yg luas ini, dengan senyum yg
selalu aku tempel di bibirku ketika banyak mahasiswi yg menyapaku. Biasa aku
kan dosen paling ganteng di sini #iihh PD amet lu kyuuu -_-
Ketika aku akan mengarah menuju kantin, tiba-tiba “BRUUK!” suara
buku yg jatuh. Aku menangkap seorang yeoja
yg akan terjatuh gara-gara berbenturan denganku.
~DEG~
Entah mengapa aku susah sekali menghirup oxygen, dan jantungku
berdetak kencang saat aku dan matanya bertemu dan aku menatapnya dalam.
“Lepaskan aku!” ucapnya saat dia mengetahui bahwa aku
memandangnya. Lalu aku melepaskan tanganku yg saat itu berada di pinggulnya.
“Gamshamnida, Kyuhyun-ssi” ucapnya lagi. Yg ternyata dia adalah
murid didikku yg bernama Park Hyun Ji.
“Ne, Cheon Hyun Ji-ssi” balasku, lalu dengan segera dia
mengambil bukunya yg telah jatuh kebawah #emngnya keatas?# dan membereskannya.
Aku juga merapikan bukuku yg ikut terjatuh juga.
[Kyuhyun’s POV end]
“Ne, Cheon Hyun Ji-ssi” balasnya, lalu setelah ia menjawabnya
aku mengambil bukuku yg telah tergeletak di lantai. Ia juga mengambil sebagian bukunya yg ikut
tergeletak berantakan.
“Ahh,, mianheyo. Aku tak melihatnya tadi” kataku minta maaf
padanya tanpa memandangnya sambil mengambil buku milikku.
“Ahh.. Ne.” Balasnya dengan senyum sedikit di bibirnya yg sempat
aku lihat. Tanpa kesengajaan, tangan kami –aku dan kyuhyun- bertemu saat hendak
mengambil salah satu buku yg tersisa. Suasan hening sejenak, mataku dan mata kyuhyun
yg berwarna coklat itu bertemu lagi untuk yg kedua kalinya. Tatapannya sangat
menawan. Aku tak tahu berapa lama aku menatapnya, namun tiba-tiba
“Eghemm!” ada suara yg memecahkan keheningan diantara kami. Lalu
aku dengan segera mengambil buku yg tersisa tadi, entah punya siapa itu yg
penting aku dan kyuhyun sangat panik sekarang.
“Ah, Ye.. Yesung-ie sejak kapan kau berdiri di situ? Tanyaku
gugup, yg sedari tadi aku tak menyadari kedatangannya.
“Sejak kau dan Kyuhyun saling bertatap mata” jawabnya. ‘MWOO!
Ja..jadi dia sudah dari tadi melihatku dan kyuhyun bertatap mata?!’ ucapku
dalam hati, yg membuatku kaget setengah mati.
“Mianhae, aku harus pergi sebentar” kata kyuhyun terburu-buru.
“Ahh,, ne.. “ balasku dan yesung bersamaan. Lalu kyuhyun
meninggalkan kami –aku dan yesung- berdua. Aku menatap punggung kyuhyun sampai
menghilang di belokan.
“Hyun Ji-ah, kau lapar?” tanya yesung menyadarkanku dari lamunan.
“Ahh... ne, aku sangat kelaparan. Tadi pagi, gara-gara aku
hampir telat sampai-sampai aku tak sarapan pagi... hufftt” ucapku sambil
mengelus-ngelus perutku yg sedari tadi sudah berontak minta diisi.
“O.K bagaimana kali ini aku traktir dehh....” ucapnya, sambil
memberiku senyum yg dia miliki. Aku hanya mengangguk dan membalas senyumannya. J
~Flashback On~
Aku dan yesung sudah kenal dekat, dia sudah tau semua yg aku
suka dan tidak suka. Dia seorang dosen yg juga seperti kyuhyun, namun beda
jurusan. Yesung mengajar bagian jurusan kebudayaan, sedangkan kyuhyun mengajar
bagian teknologi #jadi hyun ji itu, mengambil jurusan teknologi. Ketemu terus donkz ma kyuhyun oppa. Aku juga mau
>.< *Pllakk mimpi kalee. ABAIKAN -_-# Yesung adalah anak teman appaku.
Mangkanya kita saling mengenal. J
~Flashback Of~
@Kantin
Sesampainya di kantin, aku dan yesung menempati kursi yg kosong.
Dan menaruh tas+buku-buku tadi di sebelah kursiku yg tidak ditempati.
“Kamu mau pesan apa Hyun Ji-ah?” tanyanya.
“Aku mau pesan nasi goreng.” Jawabku yg menyenderkan punggungku
sambil memencet tombol-tombol yg ada pada ponselku.
“Minumnya, apa kau mau jus apel?” tanyanya lagi. Aku
menghentinkan kegiatanku yg memencet tombol ponsel, lalu mendongakkan wajahku
dan aku menggangguk. Setelah mendapat jawaban dariku, ia langsung menuju
toko#toko yg berada d dalam kampus# yg menjual menu yg aku pesan tadi.
Sambil menunggu yesung datang kembali sambil membawa makanan yg
aku pesan, tak sengaja aku melihat buku tebal berwarna biru yg berada di antara
bukuku. Ya lebih tepatnya seperti buku diary. Sepertinya aku tak merasa
memiliki buku seperti itu.
“Apa mungkin ini punya kyuhyun ya?” gumanku lirih yg masih bisa
di tangkap oleh pendengaranku sendiri. Lalu aku mengambil buku itu, dan belum
sempat aku buka bukunya yesung datang dengan membawa makanan. Dengan segera aku
masukkan buku seperti diary itu kedalam tasku.
“Taadaa... makanannya sudah datang” ucapnya kegirangan. Aku
hanya tersenyum, dan mengambil bagianku.
“Ayoo kita makan..” ajaknya, lalu kita makan bersama.
[Hyun Ji’s POV end]
[Author POV]
Kembali
kepada kyuhyun yg sedang berada di ruang kerjanya, dia tidak makan siang alasan
dia masih kenyang. Dengan menyenderkan tubuhnya ke pungggung kursi yg empuk
itu, ia lalu memejamkan matanya dan sambil senyum-senyum sendiri. J
[Author POV end]
[Kyuhyun’s POV]
Aku
merebahkan tubuhku di atas kursi, lalu memejamkan mataku sejenak untuk
menghilangkan rasa lelah. Tanpa disadari, aku membayangkan wajah seorang yeoja
yg sangat cantik dan imut. Wajahnya,matanya,hidungnya dan senyumnya sungguh
menawan. Yoeja itu sempurna sekali, memiliki lekuk-lekuk wajah yg sangat indah.
Yaaa.. lebih tepatnya yg sedang aku bayangkan yaitu wajah Hyu Jin.
“Aaisshh..
jinja,!!” gerutuku kaget saat aku merasakan kalau yeoja yg aku bayangkan itu
adalan Hyun Ji.
“Apa
mungkin aku menyukainya?” tanyaku pada diriku sendiri, dan sambil mengelus-ngelus
dadaku yg sejak tadi jantungku berdetak kencang. Saat aku hendak mau menulis
diary hari ini, entah mengapa buku diaryku yg selalu aku bawa kemana-mana tidak
ada di tempatnya. Aku terus mencarinya, namun sayang tak ketemu juga. Akhirnya
aku menyerah untuk mencari buku diaryku dan lebih baik aku mengingat terakhir
kali aku menaruhnya.
“Aiiiggooo!!”
Gerutuku, saat aku tau dimana buku diary itu berada.
“Bagaimana
bisa bukuku terikut dengan bukunya –Hyun Ji- ?” ucapku bingung.
~Flashback
On~
“Gwenchana.” Balasku sambil merapikan kertas-kertas yg memang
milikku. Tanpa kesengajaan, tangan kami –aku dan Hyun Ji- bertemu saat hendak
mengambil salah satu buku yg tersisa. Suasan hening sejenak, mataku dan mata
Hyun Ji yg berwarna coklat gelap itu bertemu lagi untuk yg kedua kalinya. Tanpa
ku sadari tiba-tiba
“Eghemm!” ada suara yg memecahkan keheningan diantara kami. Lalu
aku dengan segera berdiri sedangkan Hyun Ji mengambil buku yg tersisa tadi,
entah aku pabo atau tidak, saat ini aku panik dan buku yg tersisa di lantai
diambil Hyun Ji dan menaruhnya diantara buku-bukunya.
“Ah, Ye.. Yesung-ie sejak kapan kau berdiri di situ? Tanya Hyun
Ji dengan nada gugup kepada orang yg memecahkan keheningan tadi. Ya lebih
tepatnya itu adalah Yesung hyung yg juga dosen di kampus ini, tapi dia lebih
lama bekerja disini.
“Sejak kau dan Kyuhyun bertatap-tatapan” jawab yesung dengan
meruncingkan ujung bibirnya.
~Flashback Of~
“Pabo, Pabo!” kataku sambil memukul pelan kepalaku.
“Geurae, aku akan mengambilnya besok...” ucapku tenang.
“Hajiman, bagaimana kalau dia membaca diaryku? Aku kan sempat
menulis tentangnya di dalam buku diaryku... Aiiishhh noemu noemu pabo!” kataku
dengan nada kesal.
“Dwasseo, dari pada aku stres memikirkan buku diaryku yg ada
pada Hyun Ji lebih baik aku gunakan waktu luangku dengan bermanja-manjaan dengan
pasangangan hidupku! #Apa lagi kalau bukan PSPnya -_-#” ucapku sambil
mengeluarkan PSPku dari dalam tas. Lalu aku bermain game yg belum aku
selesaikan.
[Kyuhyun’s POV end]
[Hyun Ji’s POV]
Ahh,,
akhirnya aku dan yesung telah menghabiskan makanan masing-masing.
“Kajja
kita pulang, aku antar kamu pulang.” Ucapnya sambil menyodorkan tangannya.
“Kajja”
jawabku tanpa memperdulikan ajakan tangannya.
Aku
dan yesung berjalan keluar kampus menuju parkiran.
~
~
Seletah
sampai di parkiran, yesung membukakan pintu mobilnya untukku.
“Gamshamnida”
ucapku berterima kasih sambil tersenyum padanya. Lalu aku masuk kedalam
mobilnya. Setelah menutup pintu mobil –yg tadi dibukakan untukku- lalu ia
segera masuk ke dalam juga dengan membuka pintu mobil yg di khususkan untuknya.
Setelah aku dan yesung berada di dalam mobil, yesung langsung menancapkan gas
menuju rumahku.
~
~
~
@Hyun
Ji’s Home
Setibanya
di rumah, yesung memarkirkan mobilnya di tempat yg sudah disediakan. Aku keluar
dari mobil, dan yesung menyusulku. Kami berjalan berdampingan, sampai di pintu
rumah.
“Annyeonghaseo..” kataku, sambil mengetuk
pintu.
“Ahh,, noona
sudah pulang” kata seorang separuh baya yg setelah membukakan pintu untukku. Ya
lebih tepatnya dia adalah pembantuku yg sering aku panggil dengan ajhumma.
“Ne,
gamshamnida ajhumma..” ucapku, lalu aku membalik tubuhku agar menghadap yesung
#ajhummanya udah balik ke dapur#
“Gomawoyo
yesung-ie” ucapku berterima kasih kpda yesung sambil tersenyum padanya.
“Ahhh, ne
cheonma Hyun Ji-ah” jawabnya yg juga membalas senyumanku.
“Aku pulang
dulu, sampai bertemu besok di kampus. Ingat jngn sampai telat lagi! Aku akan
menjemputmu besok. Annyeong” Ucapnya lagi, lalu pergi menuju parkiran. Dan
memasuki mobilnya, lalu mobilnya bergerak menuju keluar. Setelah aku tak
melihat mobilnya lagi, lalu aku masuk ke dalam menuju kamarku yg berada di
atas.
~
~
@Hyun Ji’s Room
“KLEK” aku
membuka pintu kamarku, dan langsung merebahkan tubuhku di atas kasur yg empuk
itu. Tanpa di sadari, aku dengan sendirinya menutup mata dan mengingat
kejadian-kejadianku bersama kyuhyun tadi. Ahh, betapa gantengnya namja itu.
Ganteng?
“Ani Ani, apa sih yg aku katakan tadi? Ganteng? Kyuhyun? Aiiiggooo...” gerutuku, sambil terduduk di atas kasur.
“Ani Ani, apa sih yg aku katakan tadi? Ganteng? Kyuhyun? Aiiiggooo...” gerutuku, sambil terduduk di atas kasur.
“Hmm,, apa
mungkin aku menyukai namja itu ya?” gumamku bingung dengan perasaanku saat ini.
Aku sempat ingat, kalau aku menemukan buku diary yg mungkin itu punya kyuhyun.
Dengan segera aku mengeluarkan buku itu dari dalam tasku.
“Ahh,, ini
dia.” Ucapku lirih, sambil memegang buku yg disebut-sebut diary itu. Ketika aku
akan membuka buku itu, dengan tiba-tiba aku tersentak kaget saat ada seseorang
yg membuka pintu kamarku tanpa mengetuk terlebih dahulu.
“Hyun Ji-ah”
ucap wanita separuh baya yg memanggilku. Dengan segera aku menutup buku diary
yg belum sempat aku baca, dan beranjak dari kasurku untuk menghampiri wanita yg
memanggilku di samping pintu kamar ku.
-TBC-
Thank you for reading. Please leave some comment and give a thumb up if you
like my fanfiction.
Mian,kalo FF pertamaku ini GAK MENARIK
sama sekali dan banyak GAJEnya ,,maklum masih pemula jadi masih tahapan First
Meet gitu :3,atau bahasa kurang baku atau EYD dan jalan ceritanya yang acak kadut,, NO BASH!
NEXT Chapternya ?
Commentnya yang banyak biar Cepet juga
di NEXTnya :3
Please leave some comment and give a thumb up if you like my fanfiction.
ThanKYU ! :* =D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar